Minggu, 13 September 2015

Tanda-Tanda LDR Udah Nggak SEHAT/ Nggak bisa di HARAPKAN lagi

   LDR merupakan sebuah status hubungan antara dua insan, yang dipisahkan oleh jarak yang membentang. Dimana, semua kasih sayang, perhatian, dan kerinduan hanya dapat disalurkan lewat suara dan tulisan. Tak ada belaian keromantisan nyata, yang ada cuma gombalan-gombalan aja.
   Desma sendiri juga lagi merasakan LDR saat ini, walaupun endingnya, belum tau lah ya.. :v. Dari situ Desma belajar banyak hal, mulai dari belajar tentang arti sebuah kepercayaan dalam sebuah hubungan, sampai belajar menahan iri melihat teman-teman sedang bermesraan. So, dalam postingan ini, Desma akan membahas tanda-tanda LDR udah nggak sehat, yang kemungkinannya ada orang ketiga yang membuat si doi terpikat. Langsung aja, cekidot.




1. Males Berkomunikasi

"Halo sayang", Wahyu menelpon Indah, pacarnya.
"SMSan aja ya, nggak enak sama temen soalnya, dia baru aja diputusin pacarnya", *tut tut tut*, jawab Indah dan langsung menutup telpon.

Setelah telponnya ditutup, wahyu langsung mengSMS Indah, "Sayang, lagi ngapain? lagi menghibur temennya yang lagi galau ya?"

"Y", bales Indah.

"Kok temennya bisa putus sih say? kenapa?"

"Nggak tau"

"Mungkin karena cowoknya udah bosan ya say?"

"Mungkin".

"Ya udah, terusin aja say, aku ngerjain tugas dulu ya."

"He'em"

Pernah ngalamin hal seperti diatas? Saat SMSan, chatingan ataupun BBMan selalu ngirim tulisan dengan diakhiri TANDA TANYA, tapi hanya dibales dengan SATU ATAU DUA BUAH KATA aja? Siap-siap aja untuk terluka.

2. Susah Dihubungi

Dalam menjalin hubungan jarak jauh, komunikasi itu sangatlah penting. Walaupun hanya sekedar bosa-basi melalui SMS ataupun telepon, itu udah cukup untuk menjaga keharmonisan hubungan. Nah, jika pasangan di telpon nggak diangkat, SMS sekarang, balesnya minggu depan, itu perlu dipertanyakan.

Apakah kalian pernah ngalamin hal seperti ini?
Chat facebook pacar online -> kamu nge-chat -> dia nggak nge-bales -> dia malah komen-komenan sama temennya.

Atau mungkin kamu BBM pacar kamu, udah Delivered tapi nggak di-Read, eh, dia malah update status facebook dan ngetwitt via BlackBerry.

Atau mungkin lagi, kamu Telpon nggak diangkat, SMS nggak dibales, terus kamu nyuruh temennya untuk SMS si doi untuk nanyain tugas, dan di bales.

Dan masih banyak contah lain tentang pasangan yang susah dihubungin, padahal dia nggak sibuk ngapa-ngapain. Kalau hal itu sudah sering terjadi, siap-siap aja untuk sakit hati.

3. Hilangnya Kebiasaan

"Bangun sayang, udah pagi nih"
"Sayang, waktunya sarapan lho"
"Jangan lupa belajar ya sayang"
"Kalau pup, jangan lupa disiram ya say"

Dalam ngejalanin LDR, kalimat-kalimat diatas tidak pernah absen menghiasi layar HP setiap hari. Karena, hal itu sudah menjadi kebiasaan yang tak bisa terelakkan dalam gaya pacaran anak muda jaman sekarang. Nah, jika kebiasaan-kebiasaan itu udah mulai menghilang, siap-siap aja untuk merelakan si doi untuk diambil orang.

4. Tidak Lagi Memanggil Dengan Panggilan Sayang

Panggilan sayang? Pasti tau dong. Anak muda jaman sekarang itu kreatif. Mereka membuat panggilan-panggilan aneh kepada pasangan untuk mewakili rasa sayangnya.

Panggilan-panggilan itu biasanya "sayang", "dear", "honey". Kalau udah agak lama hubungannya akan manggil "papah-mamah", "umi-abi", "kakek-nenek" dan sebagainya.

Saking kreatifnya mereka mulai memanggil pasangan dengan kekurangan mereka. Misalnya, "jelek", "kebo" (karena mirip kebo kali ya), "ndut" (karena gendut), dan sebagainya.

Nggak tau kenapa mereka malah seneng, di panggil seperti itu oleh pasangan mereka. Gue pernah manggil temen gue yang suka tidur dengan sebutan "kebo", dan dia marah-marah. Padahal, gue pernah mergokin dia SMSan sama pacarnya, dan pacarnya manggil dia dengan "kebo" juga, tapi dia fine-fine aja. Yups, emang begitulah cinta, tak bisa dijelaskan dengan logika.

Tapi, dalam LDR yang udah nggak sehat, biasanya panggilan-panggilan sayang itu mulai jarang digunakan lagi, dan bahkan tidak digunakan sama sekali. Kalau biasanya manggil "mamah", tapi sekarang manggilnya "kamu", maka, siap-siap aja untuk mencari cinta yang baru.

5. Malu Hubungannya Diketahui Teman Dunia Maya

Dunia maya merupakan tempat para LDRers untuk memperlihatkan keharmonisan hubungan mereka kepada orang lain. Dalam dunia maya, mereka biasanya meng-upload foto-foto mesra, saat mereka masih berada dalam satu kota, untuk mengingat kembali kenangan-kenangan sebelum dipisahkan oleh jarak yang membentang. Dan di bawah foto itu, pasti ada komentar-komentar ungkapan kerinduan mereka terhadap satu sama lain.

Selain itu, jika hubungan jarak jauh itu masih sehat, akan ada kebanggaan tersendiri jika ada nama sang pacar di akun-akun jejaring sosial mereka. Misalnya, di facebook pasti status hubungannya akan seperti ini: "Wahyu bertunangan dengan Indah". Kalau ditwitter akan tertulis jelas di bio-nya seperti ini: "always love @indahcantik", dan jika mereka masih alay, kemungkinan besar nama akun mereka akan seperti ini: "Wahyu saiank Indah celalu".

Nah, jika LDR itu udah mulai nggak sehat, status hubungan difacebook akan dihilangkan, bio ditwitter nggak akan ada embel-embel love-nya lagi, dan nama akunnya akan dirubah. Kalau nama akunnya diganti nama aslinya, berarti dia udah sadar tentang ke'alay'annya, tapi kalau nama akunnya diganti menjadi: "Wahyu sang Inspirator Dunia" ataupun "Wahyu ingin cendiri duyu", berarti, ada kemungkinan masuknya orang ketiga kedalam hubungan mereka.

Gue pernah punya temen yang LDRnya udah nggak sehat (kayaknya), dia itu buat akun facebook baru hanya digunakan untuk berstatus hubungan dengan pacarnya. Sedangkan akun lamanya digunakan seperti biasa, dan mungkin udah memblokir akun pacarnya tersebut, supaya nggak ketahuan apa yang sedang dia lakukan di dunia maya. Nah, kalau udah seperti ini, dijamin pasti hubungan kalian nggak akan bertahan lama. Percaya deh sama gue.

6. Omongannya Nggak Bisa Dipegang.

"Udah dulu ya say, perutku mules, aku pup dulu ya, nanti ku telpon lagi" *tut tut tut*, kata wahyu mengakhiri pembicaraan setelah lima menit telfonan dengan Indah, pacarnya.

Indah dengan sabar menunggu Wahyu sampai selesai pup-nya dan juga menunggu telepon dari Wahyu.

1 jam berlalu, Indah masih menunggu telepon dari Wahyu. 2 Jam berlalu, Indah melihat handphone-nya yang tak kunjung berdering. Hingga 5 jam terlewati, Indah mulai khawatir.

Indah mulai memikirkan hal yang tidak-tidak: "Apa mungkin mas Wahyu terpeleset di kamar mandi, terus pintunya di kunci dari dalam, dan tak ada orang yang mengetahuinya? Atau mungkin dikamar mandi dia ketemu kuntilanak dan dia lari ketakutan sedangkan HPnya masuk jamban?"

Karena Indah sangat kawatir dengan Wahyu, ia pun menelponnya. "Halo sayang, kamu nggak apa-apa?", tanya Indah masih khawatir.

"Nggak apa-apa kok say, emangnya kenapa?"

"Tadi katanya mau telpon, kok nggak telpon-telpon, aku kawatir tau."

"Hehehe", Wahyu nyengir, "Maaf ya say, tadi lupa."

"Ya udah, yang penting kamu nggak apa-apa say."

Dalam dunia perLDRan, sebuah janji kecil bisa diinget-inget terus oleh pasangan, karena besarnya kerinduan. So, jika pasangan LDR kalian omongannya udah nggak bisa di pegang, mungkin aja dia udah sering bo'ong pada kalian, dan bisa aja, disana dia udah punya gebetan baru lagi. Jadi, bersiaplah untuk patah hati.

7. Suka Mencari Kesalahan Pasangan 

"Halo sayang", Wahyu menelpon Indah, pacarnya.

"Kebo jelek, kenapa semalem telponku nggak diangkat, dan SMSku nggak dibales?", Jawab Indah dengan emosi kelas dewa.

"Tapi kan say, Telpon dan SMSmu kan jam 1 dini hari, aku udah tidur lah".

"Gara-gara kamu nggak nemenin aku SMSan semalem, aku ngompol karena ketakutan tau".

"Ya udah, aku minta maaf say".

"Hallah", jawab Indah dengan sinis.

Mencari kesalahan pasangan, merupakan kode kalau si doi udah nggak sayang. Dia mencari-cari alasan, supaya bisa memutuskan hubungan. So, jika pasangan kalian suka marah-marah karena suatu persoalan kecil, siap-siap aja untuk merasakan perpisahan.

8. Males Ketemu Walaupun Udah Deket

Indah jadi TKI di kutub utara, yang mengharuskannya untuk LDR dengan Wahyu. Suatu hari Wahyu mendapat hadiah dari Indomie, untuk jalan-jalan ke kutub utara. Mendengar kabar tersebut, Indah senang bukan main, karena bakal ketemu dengan pujaan hatinya.

Singkat cerita, wahyu sudah sampai di kitub utara. Indah pun menunggu Wahyu ditempat yang udah di tentukan, tapi, wahyu tidak menemui Indah dengan alesan nggak enak badan, dan harus beristirahat di hotel.

Dalam LDR yang masih sehat, kesempatan sekecil apapun untuk bertemu, akan di manfaatkan sebaik-baiknya untuk melepas rindu. Bahkan, ada temen gue yang rela bolak-balik Jakarta-Blora (Jawa Tengah), hanya untuk merayakan Valentine bersama pasangannya. Dan menurut gue, seperti itulah cinta yang sebenarnya.

Walaupun alesan nggak bisa ketemu itu bermacam-macam, menurut gue, nggak ada alasan yang dapat mengalahkan besarnya kerinduan. Kalau rindu udah berbicara, biasanya, seseorang akan melakukan apa aja agar bisa berjumpa. Nah, jika pasangan kalian yang udah deket tapi males untuk ketemu, perlu di pertanyakan keseriusannya. Udah, putusin aja. Sebelum mengetahui kalau si dia mendua.

***

Itulah tanda-tanda LDR yang nggak sehat yang gue kumpulin dari pengalaman gue, serta pengamatan dari temen-temen gue, dan gue cuma pengen berpesan: Nggak usah memaksakan diri untuk bertahan, kalau emang, si doi udah nggak bisa di harapkan.

sumber: http://stressiology.blogspot.co.id/2013/03/tanda-tanda-ldr-udah-nggak-sehat.html

0 komentar: